
Ups, Ini Nih Alasan Mengapa Banyak Wanita Pura-Pura Orgasme!
Ups, Ini Nih Alasan Mengapa Banyak Wanita Pura-Pura Orgasme! | Ketika melakukan hubungan intim bersama pasangan, tujuan utama
selain menjalin ikatan cinta pasti adalah mendapatkan kepuasan seksual.
Tapi tak jarang wanita justru memalsukan orgasme-nya ketika bercinta.
Hal ini tak wajar terjadi, karena sebagai pasangan suami istri, bercinta seharusnya menjadi momen menyenangkan yang mampu membangun kemesraan sehingga kedua belah pihak terpuaskan. Jadi, apa alasan beberapa wanita justru memalsukan klimaks saat bercinta?
Para peneliti mengulas hal ini dan mencari tahu apa alasannya. Ternyata, sebuah penelitian kecil yang dipresentasikan dalam seminar tahunan British Psychological Society's Psychology of Women menemukan bahwa beberapa wanita sengaja membuat orgasme bohongan untuk mempercepat waktu bercinta yang tak diinginkan.
"Bercinta yang tak diinginkan" di sini bisa
diartikan bercinta karena paksaan, karena tak ada niatan ingin bercinta
dari pihak wanita. Para peneliti bertanya pada 15 wanita antara usia
19-28 tahun yang aktif secara seksual paling tidak selama satu tahun
belakangan untuk menceritakan pengalaman seks yang mereka alami dan
mengapa berpura-pura orgasme.
Kebanyakan wanita menceritakan
bahwa mereka melakukan hubungan saat mereka sedang tidak ingin melakukan
hubungan seksual atau tak ada gairah untuk bercinta. Terkadang
alasannya adalah karena mereka memang tak mendapatkan kepuasan seksual
seperti yang mereka inginkan dari pasangan sehingga harus memalsukan
orgasme.
Inilah mengapa seharusnya bercinta pun perlu
dikoordinasikan atau dibicarakan bersama lebih dulu dengan pasangan.
Ketika istri memang sedang tak ingin bercinta, sebaiknya suami pun bisa
memahami. Bukan berarti suami bisa minta sesuka mereka karena sudah
halal.
Karena memaksakan kehendak tidak akan jadi jalan yang
baik untuk hubungan cinta dan rumah tangga. Jika pria dan wanita saling
setuju untuk bercinta, itu akan jauh lebih baik daripada melakukan seks
yang dipaksakan. Bener nggak?




